Laki-laki itu

Laki-laki itu membuat aku bingung. Dia datang dia pergi semaunya. Tapi kenapa aku masih nerima kehadirannya???
Bukan cinta yang buat pelakonnya kebingungan, tapi justru pelakon itu sendiri yang bikin bingung.
Bukan cinta yang bikin kita sakit hati, tapi pelakon itu sendiri yang menyakiti dirinya.
Bukan cinta yang buta, tapi akal sehat pelakon itu sendiri yang sinting.
Jangan semua di salahkan pada cinta, aku baru mengerti mengapa para pujangga cinta, begitu mengagungkan cinta, kenapa para penyair tak habis2nya membuat puisi tentang cinta. Karena memang sebenarnya CINTA itu indah.
Tapi mengapa ada yang bilang cinta itu derita, cinta itu penghianatan, cinta itu buta. Seperti aku yang ernah berujar seperti itu juga, tapi baru sekarang aku menyadari, CINTA itu memang indah, kita malu-malu tapi mau.
Rasa sakit yang dihadirkan cinta bisa membuat motivasi bagi kita,
Rasa indah karena mencintai bisa menjadi suntikan spirit bagi kita.

Namun kenapa semua itu terlalu sulit untuk aku raihh??
Tak jarang aku merasakan manisnya cinta, tapi lebih sering pula aku merasakan sakitnya cinta.
Cinta bagiku khayalan, aku bisa bebas berimajinasi dengan cinta, aku bisa bermimpi aku dicintai, aku bisa bermimpi mencintai dan aku bisa bermimpi mempermainkan cinta.
Dibenarkankah berimajinasi dengan cinta???
siapa yang melarang?? toh aku yang berimajinasi..

Dan laki-laki itu hingga saat ini pun masih membuat ku bingung, dia hanya sebatas khayalan ku saja. Tapi aku senang aku masih bisa berkhayal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s