Laki-Laki Itu

ya masih dengan Laki-laki itu,
sampai saat ini, aku tau ini baru sebentar, tapi aku pikir, aku sudah habiskan begitu banyak waktu, sudah beribu detik yang ku luangkan untuk dia, tapi aku masih seperti ini, aku masih gundah dengan hati ku, aku masih belum bisa memiliki dia sepenuhnya, tidakkah dia tau??? aku mencoba, tapi mungkin aku tidak sepenuh hati mencoba, karna siapa yang tahan melihat orang yang kita sayangi menangis di depan kita?? saat kata2 perpisahan harus meluncur dari mulut kita sendiri, padahal kita pun gak sanggup untuk mengatakan’a….
Apa dia tak tau?? hati ku pun goyah sekarang, siapa yang tahan saat seharusnya kita memiliki seseorang untuk bersandar, untuk melepas lelah, tapi yang aku hadapi saat ini adalah kondisi yang buruk. Aku butuh seseorang yang bisa menjadi tempat bersandar saat aku benar2 rapuh, aku tahu, aku EGOIS, aku sudah punya 2 orang yang bisa melakukan hal itu, tapi knpa aku masih butuh yang lebih.
Aku butuh mereka, lebih dari yang mereka tau,
mau tau yang aku rasain??? aku belum pernah merasakan benar2 punya ayah, saat aku tau aku bisa bahagiain dia, saat aku bisa memberikan apa yang dia mau, saat aku bisa bikin dia bangga sama aku, saat aku bisa membuktikan aku sudah bukan gadis’a yang dulu, aku sudah dewasa, tapi saat itu pula dia pergi, dia pergi meninggalkan aku, mama dan adek2 ku, aku merasa terpuruk, tapi itu smua bisa aku hadapin, karna ada DIA,
hmmmm Dia, aku sayang sama dia,

2 thoughts on “Laki-Laki Itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s