Untuk Pertama Kalinya

Waktu SMP dulu, aku pernah berjanji bersama sahabat ku, bahwa kami tidak akan berpacaran selama SMP ini, dan itu pun aku tepati. menginjak masa putih abu-abu, hmmm semua berubah. Aku mulai merasakan aku sudah dewasa,
Dan pertengahan kelas 2, aku aktif di OSIS, kami mengadakan PENSI kecil2an, dan aku jadi sie.acara. Bagian aku dong yang ngedata siapa aja yang mau manggung, disitu aku kenal sama Bambang Ari Wibowo. Dia siswa dari SMK lain, kelas 3, jadi lebih tepat’a kakak kelas aku. Disitu kita sms-n, diawali dari mendata group band, yang akhirnya tumbuh menjadi perkenalan lebih intens.
Kebetulan teman dari SD ku satu sekolah sama dia, dan ternyata teman ku itu sempet suka sama BAW ini. Tapi yaaa nama’a temen, seneng liat temen’a seneng. Jadi deh BAW ini ke rumah ku, mulai dari situ lah, hubungan kami semakin akrab.
Kami jadian tanggal 20 Desember 2009, waktu itu hujan, habis Idul Adha, memori yang ga terlupakan, sekalipun sudah samar2, tpi masih aja, setiap lewat tempat dimana dia nyatain cintanya, aku langsung inget.
Sebulan kita lewatin, penuh keceriaan, penuh kehangatan.
Bulan Kedua pun masih sama, tapi setiap kali dia ngeband aku ga pernah bisa liat,
Hingga akhirnya bulan ke empat, aku mulai cemburu, hadirnya seorang perempuan, dia udah lama temenan, 3 bulan sebelum jadian sama aku. Dan hal itu ternyata bisa membuat dia jadi gundah, dia takut dia berpaling, sehingga aku yang harus lebih intens sama dia.
Di bulan ke Lima, aku pun merasa sangat jenuh, sangat bosan sama kondisi seperti ini. Hingga akhirnya aku minta putus sama dia.

Aku menyesal, dari situ aku tau bagaimana rasa’a kehilangan,
rasa cemburu,
Aku terlalu egois, aku ga pernah tanya sama diri aku sendiri seberapa penting dia dalam hidup aku. Hingga akhirnya 5 bulan pun aku hadapin dengan kesendirian, tak ada semngat hidup.
Yang lucunya, aku sempet berantem sama cewek itu, padahal sekalipun belum pernah ketemu dia. Kalo dipikir2 sekarang buat apa aku berantem, sama sekali ga ada gunanya, yang ada aku malahan tambah ngerasa cemburu.
Dari itu semua aku udah banyak mendapatkan banyak pelajaran,
-Laki-laki itu butuh pengertian, butuh lebih dari sekedar ucapan kasih sayang.
-Kejenuhan pasti ada dalam setiap hubungan, tapi aku sekarang sudah bisa mengatasi kejenuhan itu. Sekalipun awal dari hubungan ku dengan BAW aku merasa bosan dengan semua ini. Dengan semua kata2 manis, aku butuh sesuatu yang segar setiap hari, ga monoton. Itulah cewek Sagitarius.

Dan akhirnya, aku sama dia pun berpisah pada bulan ke lima, dia langsung jadian sama cewek itu, dan aku berusaha mungkin melupakan dia, hmmmm, CINTA PERTAMA.
Ya itulah kisah dari cinta pertama aku, pertama kalinya ngerasain meluk seorang cowok, pertama kali ngerasain jalan berdua doang, pertama kalinya berantem sama temen gara2 dia, semuanya pertama kali. Tapi apa sebegitu dalamnya sebuah cinta pertama??? tidak juga, toh aku masih bisa menjalin kisah-kisah selanjutnya. Yang pasti akan ada banyak perbedaan lebih dari kisa cinta pertama ini.

4 thoughts on “Untuk Pertama Kalinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s