ADDICTED

Ketagihan, itu bukan cuma ketagihan rokok, ngedrug, minum-minuman keras, tapi bisa juga tentang sebuah hubungan. Ketagihan bisa juga di bilang kebiasaan, bener ga seh?? sebuah kebiasaan yang biasa kita lakuin rutin tapi tiba2 ajah ga dilakuin itu bisa bikin kita jadi berasa gimanaaa gitu. Tapi kalo ketagihan dalam hal yang “tidak baik”???
Ini dia kisah sahabat aku yang selallu bercerita setiap malam tentang dilemanya dalam menghadapi seseorang yang sangat dikasihinya. Aku bertanya-tanya apakah setiap berpacaran kita harus selalu mengungkapkannya dengan sebuah tindakan?? okelah kalo tindakan itu misalnya perhatian, nemenin kemana pun dia mau, tapi kalo mengarah (aku harus nulis kata ini juga, yang aku coba hindarin dari tadi) sex??? Apa itu sebuah perwujudan dari rasa sayang??
Sahabat aku itu mencoba menjaga keperawanannya, dia berusaha aku pun mendukung, aku memberikan saran jauhi pacar mu itu, tapi dia bilang dia tidak bisa. Dia sudah terlanjur basah, sekalian saja basah. Saat dia bercerita tentang pengalaman hitamnya itu dia tidak senang, tidak pula sedih, ekspresinya datar, rasanya seperti menceritakan hal ini sangat membosankan bagi dirinya.
Aku pun sudah hilang semua saran, dia bilang kalau kamu yang merasakan di posisi dia, aku bingung, apa yang aku rasakan. Dia bilang saat semua yang kamu lakukan pertama kali dalam hidup akankah itu berkesan?? tentu saja, pertama kalinya itu pasti berkesan. Dan dia bilang ini juga yang dirasain, setiap wanita jika sudah berhubungan dengan pria jika dia memiliki hati nurani (karena aku tidak membicarakan tentang seorang wanita yang tidak punya hati nurani) maka akan merasakan suatu keterikatan, susah lepas, seperti pusat dari hidupnya ada pada laki-laki itu. Dia masih perawan dan begitu mencintai laki-laki itu begitu pula sebaliknya, tapi aku tau cinta mereka salah, aku tau mereka tulus tidak hanya kenikmatan fisik semata, tapi pengaplikasian mereka salah, dia masih perawan tapi dia susah untuk lepas dari laki-laki itu. Apalagi jika dia sudah tidak perawan, akankah dia nekat kawin lari???
Aku bingung apakah yang membuat dia masih bertahan, padahal aku tahu dia sedikit banyak tahu agama, dia pernah ikut kajian, dia tahu itu semua dosa, dia pun bilang saat melakukannya dia tau itu dosa, tapi dia tidak bisa berhenti, seperti sesuatu memblokir semua pikiran’a. Yang ada adalah bagaimana sang pujaan hatinya itu puas, karena dia tidak pernah merasakan kepuasan. Aku pun tak tahu kepuasan sex seperti apa.
Saat dulu kami masih sekolah kammi heran melihat banyak sekali teman-teman kami yang MBA (merried by accident), aku bertanya-tanya apakah sebegitu sulitnya menjaga keperawanan??? Sekarang aku melihat dengan mata kepala ku sendiri, teman ku sedang berjuang menjaga keperawanannya. Hanya untuk suaminya semata. Yang aku tau kelak suaminya itu bukanlah pria pujaan hatinya sekarang.
Salahkah dia?? sudah pasti, tidak ada alasan logis untuk membenarkan kelakuan bejad ini. Aku tidak tega melihat dia, dia begitu mencintai sang laki-laki, semua rintangan dihadangnya untuk bersama dengan laki-laki itu. Dari matanya aku dapat melihat, kesungguhan hatinya dalam mencintai laki-laki  itu, begitu pula sebaliknya. Haaaaah, sungguh konflik anak remaja, padahal kami baru berumur 19 tahun.
Aku pun cuma bisa berdoa, semoga dia masih tetap dapat menjaga keperawanannya, dan semoga sang laki-laki bisa meyadari bahwa ini semua salah, bukan ini jalan yang seharusnya mereka lewati, mereka salah langkah jika mereka  ingin hubungan mereka sampai ke pernikahan.
Oh sahabat ku, semoga engkau selalu dalam lindungan Allah SWT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s