Jauhkan dari yang buruk ya Allah

Aku hanya manusia, tak pernah luput dari kesalahan. Tapi jika kesalahan itu selalu diulang, akankah mendapat maafMu ya Rabb??? Percepatlah ya Allah, jika dia memang yang Kau pilih untuk menjadi pendampingku. Permudahlah jalannya ya Allah. Perkuatlah keyakinan kami. Tuntunlah selalu kami.

Kami memang merencakan ya Allah, tahun depan atau dua tahun lagi. Tapi apa daya itu semua jika tanpa ridhoMu. Tunjukkan pada kami jika ini benar.

101010

Sayang, setahun kita telah lewati. Aku sadari belum sepenuhnya rasa ini untukmu. Aku minta maaf, aku mencoba. Kamu selalu yang pertama dan akan menjadi yang pertama. Tapi dia selalu ada, aku bingung sayang. Aku tidak tau harus bercerita pada siapa. Jika aku bercerita padamu. Pasti kamu akan marah dan bilang “kembalilah lagi padanya”. Aku tau sebagian kecil dari diriku ingin, tapi sebagian besarnya lagi. Aku sungguh tidak ingin kehilanganmu.
Dia adalah semacam masa lalu yang tidak bisa hilang dengan sekejap. Dia adalah perwujudan dari keegoisan ku. Dia adalah perwujudan dari ambisiku. Dia adalah laranganku. Dia adalah dosaku.
Begitu banyak sayang dosa yang sudah aku himpun, begitu banyak.
Aku bertanya, pantaskah aku untukmu??
Kamu baik, kamu penyayang, kamu pengertian, kamu bersih, kamu istimewa, kamu nyaris sempurna.
Hanya saja aku masih mencintai dia, ya aku masih mencintai dia.
Beri aku waktu sayang, dan akan semuanya untukmu. Hanya untukmu.

Tak Seindah Dulu

Kisahnya tak seindah dulu, disaat ada orang ketiga. Tapi apakah bisa dipertahankan jika hanya akan menimbulkan kesusahan. Bisakah dia mengerti bahwa mungkin ini bukan jalan takdirnya. Bisakah dia untuk diam dan terima lah apa yang ada. Rasanya aku ingin marah, aku ingin bilang “helllooo, pliiis jangan rapuh. Be strong.” tapi aku tak bisa memaksakannya.
Yaaah beginilah jadinya, aku pergi aku kembali. Aku tak kuat, di tambah lagi dengan melihat dia yang sangat tidak kuat. Aku bukan iba, melainkan aku tidak ingin dia sakit tapi cara ku yang salah.

Yang ke 7

hmmm, terpikirkan oleh ku, siapakah nanti suami ku?? setelah aku melalui setidaknya cerita yang amat sangat ribet, hahah. Masih sajah lah aku menanyakan siapa nanti suami ku, tapi sampai sekarang pun tak pernah terpikirkan aku bisa bersama dengan yang lain. Karena sepertinya otak ku sudah terbius dengan laki-laki ini. Maulana Hasan. hahahha ya dia, laki-laki super biasa tapi yang super aku sayang.

Terbersit mungkin nanti akan ada Pria ke 7, yah aku sudah antisipasi, aku pernah memimpikannya, tapi aku tidak liat wujudnya. Apakah benar angka 7 begitu melekat pada diriku???

Siapa sangka, bisa jadi kan pria ke 5 atau 6 atau mungkin malahan 8 dan seterusnya. hmmm, semoga saja tidak.

I Wish It Never Happen

Tanggal 1 Mei, Ya Allah aku ga mau tanggal itu ada. Mendadak semua jadi terasa sungguh nyata, aku mendadak takut semakin bertambahnya hari, aku takut setiap detik yang aku lewati, aku takut setiap matahari mulai muncul, aku takut setiap aku membuka mata. Aku mendadak menjadi takut Ya Allah.
Apa aku harus menyalahkan apa atau siapa?? aku tak tahu. Kini hanya ada penantian, aku menanti dan terus menanti. Haruskah aku tutup rapat2 cinta ini jika memang selembar kertas itu seperti palu yang mengetukkan vonisnya kepada kami berdua??? Aku dilema. Aku memang selalu dilema. haaaah.
Ya Allah, tunjukkan jalannya kepada hambaMu yang lemah ini, bukakan lebar2 pintu kasihMu ya Allah.

Dan Semuanya Batal

Semua yang udah di rencanain, yang udah aku susun rapih, akhirnya batal. hahahha. Crazy right???
Ini sama kayak yang mama lakuin ke Mr. MH. Alasan’a RAS, setidaknya sedikit banyak.
Ga tau masih bisa sama dia ato gak, aku bingung.
Aku sedih karna batal, padahal udah nyiapin mental bener2, sekalipun baru kekumpul sekitar 20%, hahahha. Crazy decision.
Okey forget about that, yang sekarang aku rasain, i feel free, i feel there’s no reason for sad, bcoz what??? i realize that i still doubt.
i still love mr. MH, really2 love him,
semua yang berhubungan dengan Laki-Laki ku aku sangkut pautin sama dia.
Aku mulai ngerasa ga nyaman, mulai ngerasa This Is Not What I Want.
Mulai ngerasa jenuh,
Mulai ngerasa i wanna leave you all, and start my new life.
But i cant.
Aku udah terbiasa berdua, dan sekarang harus sendiri??
Aku manja??
Aku egois??
Maybe, i still labil, i realize that.
Oooh My GOD,
One problem again, my mom, should i hate her???
Of course no,
She is my MOM, my MOM,
But she’s not fair,
Aku cuman pengen nemuin kebahagiaan aku sendiri,
setelah sekian banyak masalah yang bisa bikin aku jadi gila kalo aku ga inget Allah.
Aku cuman pengen mama ngerti, aku sayang sama siapa.
but she’s not understand, maybe i’ve changed.
i know that. i’ve changed become worst.
i just wanna be my self, and love someone who i loved.
it’s complicated right???
Maulana Hasan, Dwi Aji Prasetyo, Sri Santi Sundari as my MOM.

Aku Bingung Sama Semua Ini

Keputusan itu akan di ambil besok hingga hari Minggu, hidup ku bener2 jungkir balik. Aku takut, aku takut akan semuanya. Masih belum ada jawaban yang diberikanNya.
Aku takut jika IYA, aku takut belum bisa jadi istri sholehah, istri yang bisa menyenangkan hati suaminya, istri yang  masih suka menentang suaminya. Aku takut aku belum bisa mas.
Aku takut jika TIDAK, aku sayang kamu mas, aku sayaaang,  aku ga mau kehilangan. Aku takut kalo terus dilanjutkan tapi akibatnya buruk. Aku jadi tulang punggung keluarga.
Insallah aku niatkan semua ini untuk ibadah, untuk  memperbaiki keimanan kita dengan menjadi satu.
Ya Allah, jika memang dia adalah jodoh ku, nikahkan lah kami sebelum 1 Mei 2011, tapi jika bukan, pisahkanlah kami, dan hapuskan perasaan sayang ini dari hati kami berdua. Semoga kami mendapatkan jodoh maslahat dunia akhirat yang menurut mu terbaik bagi kami.

AMIEN